Puisi Religi Tentang Taubat dan Harapan
Berikut ini adalah puisi religi persembahan Puisi Katapena tentang taubat dan harapan.
Puisi ini dibuat dengan serius, menggambarkan suasana hati pengarang yang merasakan penyesalan sehingga ingin taubat dan akhirnya muncul harapan.
Tiada lagi, selainMu
![]() |
| Puisi tentang taubat |
Tak kuasa aku di hadapanMu
Saat kuingin mendekat...berharap rahmat
Langkah dan tekad teramat berat
Telah Kau firmankan Kau selalu terbuka maaf
Namun kenapa tak terasakan olehku?
Kenapa ragaku kelu?
Jiwaku malu?
Namun...ku tak akan menghentikan harap
Harap akan kasih sayang dan rahmat
Ya Allah Ya Malik...
Kumohon jangan Kau jadikan aku munafik
Selalu kuatkan aku menjadi salik
Sungguh, Engkau adalah Sang Penguasa
dan aku harusnya hina
Berjuta nikmat selama ini telah kuacuhkan
Tak terhitung hidayah selama ini kuabaikan
Oh, Wahai Dzat Yang Tak Tertandingi
Kemana kuharus hengkang jika tidak di bumi?
Pada siapa kuharus menjerit bila Kau tak peduli?
Lalu seketika kurasakan lembutMu
Menyeruak, menyisir relung kalbu
Menjelmakanku penuh energi dan mahabbah
Jelas terlihat tanganMu membentang bertabur berkah
Kini kuyakin tiada yang lain lagi...selain denganMu saja
Tekadku tak terhingga...menujuMu selamanya
Ada juga sebuah puisi katapena yang diciptakan dalam rangka menyambut hari santri nasional.

Post a Comment for "Puisi Religi Tentang Taubat dan Harapan"